Home Pendidikan Pondok Ramadhan 1447 H di SMANKAR Lamongan, Wujudkan Generasi Z Islami Berakhlaqul Kharimah

Pondok Ramadhan 1447 H di SMANKAR Lamongan, Wujudkan Generasi Z Islami Berakhlaqul Kharimah

89
0
SHARE
Pondok Ramadhan 1447 H di SMANKAR Lamongan, Wujudkan Generasi Z Islami Berakhlaqul Kharimah

Lamongan, Menaramadinah. com. - Sebagai kegiatan rutin yang dihelat setiap tahun, untuk menyemarakkan bulan suci Ramadhan, SMA Negeri 1 Karangbinangun, Lamongan mengadakan Pondok Ramadhan 1447 H dengan mengusung tema : Membentuk Pribadi yang Berakhaq dan Bermartabat. 

Kegiatan yang harus diikuti untuk semua kelas ini berlangsung selama dua hari, Senin - Jumat, tanggal 2 - 6 Maret 2026, bertempat di Masjid Babbusalam SMA Negeri 1 Karangbinangun dan di kelas masing-masing untuk Sesi Materi.

Berbagai kegiatan keagamaan akan dihadirkan guna membentuk karakter siswa yang lebih religius dan berakhlak mulia, di antaranya : Sholat Dhuha Berjamaah
Tadarus Al Qur’an, menulis beberapa Ayat Quran (sesuai materi yang diberikan). 

Adapun materi yang berkait dengan tema adalah Akhlaq dalam Pergaulan, Tholabul Ilmi, Menjaga Kehormatan, Citra Diri Anak Soleh/Solihah dan Moderasi Beragama.

Kepala SMA Negeri 1 Karangbinangun, Drs. Ahmad Badri, M.Pd., berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum bagi para siswa untuk meningkatkan keimanan dan mempererat ukhuwah Islamiyah di lingkungan sekolah.

"Semoga Pondok Ramadhan ini dapat menjadi wadah pembelajaran spiritual yang bermakna dan melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia," ungkap beliau.

Lebih jauh, Drs. Ahmad Badri, M.Pd menjelaskan hakikat dari pondok ramadhan ini bisa dijadikan sarana untuk mentransformasikan ilmu agama bagi siswa. Sebagai salah satu kegiatan gemblengan religi dan spiritual di bulan ramadhan yang penuh berkah dan manfaat.

"Kita tahu bahwa ilmu agama wajib diajarkan, agar ilmu itu tidak hilang. Transformasi ilmu ini adalah upaya memberikan pemahaman dan melestarikan ilmu/tuntunan agama.

Agar setiap hamba yang mempelajari ilmu agama ini bisa lebih tertata hidupnya. Tidak hanya itu, ilmu agama yang diberikan diharapkan mampu diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, " jelasnya. 

Menyoal tema kegiatan, Ketua Panitia Pondok Ramadhan sekaligus Waka Kurikulum SMANKAR, Drs. Gatot Eko Sumartono yang dikuatkan Guru PAI Nurul Miftakhul Nudin, S. Pd menjelaskan, hakikat berakhlak dan bermartabat. Bahwa konsep tersebut menggambarkan individu atau kelompok, dalam hal ini adalah siswa harus memiliki budi pekerti luhur (moralitas baik) dan menjunjung tinggi harga diri serta kehormatan kemanusiaan.

Siswa harus memiliki sifat-sifat mulia seperti jujur, sabar, rendah hati, santun, dan amanah, bertingkah laku sesuai adat istiadat dan nilai-nilai moral yang berlaku. Sedangkan bermartabat berarti harga diri, harkat manusia, atau tingkat kehormatan. 

"Seseorang siswa yang bermartabat adalah mereka yang menjaga kehormatan diri dan dihormati orang lain, tidak melakukan tindakan tercela yang merusak citra diri sendiri.

Jadi sesuai tema tersebut, Berakhlak dan Bermartabat artinya seseorang siswa yang perilakunya terpuji (berakhlak) sehingga secara otomatis mengangkat derajat dan kehormatan dirinya (bermartabat), " tukasnya. 
*DANAR SP*