Home Pemerintah Pemerintah Salurkan Bantuan Rp241,6 Miliar untuk Korban Bencana Hidrometeorologi di Pidie Jaya

Pemerintah Salurkan Bantuan Rp241,6 Miliar untuk Korban Bencana Hidrometeorologi di Pidie Jaya

23
0
SHARE
Pemerintah Salurkan Bantuan Rp241,6 Miliar untuk Korban Bencana Hidrometeorologi di Pidie Jaya

BIDIK PERISTIWA JAKARTA – Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Sosial (Kemensos) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah menyalurkan bantuan total senilai Rp241.616.150.000 untuk menangani dampak bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Pidie Jaya. Penyerahan bantuan dilakukan secara resmi di Gedung MTQ Kabupaten Pidie Jaya pada hari Jumat (6/3), yang dihadiri langsung oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bersama Menteri Dalam Negeri sekaligus Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Tito Karnavian.

Bencana hidrometeorologi yang terjadi pada bulan Februari 2026 telah mengakibatkan kerusakan signifikan pada infrastruktur dan merusak mata pencaharian masyarakat setempat. Berdasarkan data dari Satgas PRR Pidie Jaya, puluhan ribu keluarga terdampak dengan berbagai tingkat kerusakan pada hunian dan fasilitas publik.

"Kami menyampaikan dukungan penuh kepada masyarakat Pidie Jaya yang sedang menghadapi kesulitan akibat bencana ini. Bantuan yang kami serahkan hari ini diharapkan dapat memberikan kelegaan segera dan menjadi dasar untuk memulihkan kondisi sosial ekonomi masyarakat," ujar Menteri Sosial Saifullah Yusuf dalam pidatonya saat penyerahan bantuan.

Rincian bantuan yang diberikan mencakup beberapa komponen strategis yang disesuaikan dengan kebutuhan mendesak korban bencana:

- Bantuan Stimulan Sosial Ekonomi (BSSE) sebesar Rp94.195.000.000 yang dialokasikan untuk 18.839 Kepala Keluarga (KK). Dana ini bertujuan untuk membantu masyarakat memulihkan mata pencaharian dan memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.

- Bantuan Jaminan Hidup (Jadup) senilai Rp89.949.150.000 yang diberikan kepada 66.629 jiwa korban bencana. Komponen ini mencakup beasiswa sementara bagi anak-anak terdampak, serta bantuan untuk kebutuhan kesehatan dan konsumsi pokok.

- Bantuan Isi Hunian Sementara (Huntara) sebesar Rp56.517.000.000 bagi 18.839 KK. Bantuan ini digunakan untuk memenuhi perlengkapan dasar hunian bagi keluarga yang harus tinggal di tempat penampungan atau telah kembali ke rumah yang sedang dalam proses rekonstruksi.

Selain komponen utama tersebut, Kemensos juga mengalokasikan bantuan khusus bagi keluarga korban jiwa dan korban luka akibat peristiwa bencana. Sebanyak 56 ahli waris korban meninggal dunia menerima santunan masing-masing sebesar Rp15.000.000, dengan total nilai Rp840.000.000. Sementara itu, 23 korban luka mendapatkan santunan sebesar Rp5.000.000 per orang, dengan total nilai Rp115.000.000.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menambahkan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program nasional percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi yang telah direncanakan secara menyeluruh. "Selain bantuan langsung yang disalurkan hari ini, kami juga sedang menyusun rencana jangka menengah untuk rekonstruksi infrastruktur yang rusak, termasuk jalan raya, jembatan, dan fasilitas kesehatan serta pendidikan," jelas Tito.

Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya melalui Bupati Abdullah Syahroni menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dari pemerintah pusat. "Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama dalam kondisi di mana sebagian besar masyarakat terdampak kehilangan sumber daya ekonomi mereka. Kami akan memastikan bahwa setiap rupiah bantuan ini tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi yang membutuhkan," ujarnya.

Selanjutnya, Satgas PRR akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan melakukan evaluasi berkala untuk memastikan bahwa proses pemulihan berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi lainnya yang mungkin terjadi di musim penghujan ini.(red)