Home Polri Polda Sumsel Tegaskan Kolaborasi Strategis dengan OJK untuk Tangkal Kejahatan Keuangan Digital

Polda Sumsel Tegaskan Kolaborasi Strategis dengan OJK untuk Tangkal Kejahatan Keuangan Digital

45
0
SHARE
Polda Sumsel Tegaskan Kolaborasi Strategis dengan OJK untuk Tangkal Kejahatan Keuangan Digital

PALEMBANG,27 FEBRUARI 2026 – Menghadapi meningkatnya ancaman kejahatan keuangan berbasis teknologi digital di wilayahnya, Polda Sumatera Selatan (Sumsel) memperkuat koordinasi strategis dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumsel. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi dan keamanan nasional.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., secara langsung menerima audiensi Kepala OJK Provinsi Sumsel Arifin Susanto beserta jajarannya di Markas Polda Sumsel, Palembang. Pertemuan tersebut menjadi forum strategis untuk merespons eskalasi berbagai bentuk kejahatan keuangan digital, antara lain penipuan berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), pinjaman online ilegal, serta investasi bodong yang berdampak luas terhadap masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, OJK mengusulkan pencanangan Gerakan Sumsel Berantas Scam. Inisiatif ini akan meliputi edukasi publik secara masif serta konferensi pers bersama sebagai bentuk transparansi dan upaya pencegahan.

Kapolda Sumsel menegaskan dukungan penuh terhadap langkah tersebut. "Kami menyambut baik kolaborasi ini dan siap mendukung penuh Gerakan Sumsel Berantas Scam. Kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas menjadi landasan kami dalam melindungi masyarakat dari kejahatan keuangan digital," ujarnya tegas.

Kolaborasi ini sejalan dengan kebijakan nasional yang bertujuan memperkuat perlindungan konsumen sektor jasa keuangan serta menjaga kepercayaan publik terhadap sistem keuangan nasional. Pertemuan juga menyoroti tren meningkatnya penggunaan teknologi kecerdasan buatan dalam modus penipuan digital, seperti rekayasa suara, manipulasi identitas, dan phishing yang memanfaatkan data pribadi masyarakat.

Kedua institusi sepakat bahwa peningkatan literasi keuangan masyarakat serta penguatan kapasitas penyidik menjadi prioritas utama dalam menangani permasalahan tersebut. OJK menyatakan kesiapannya memberikan dukungan dalam bentuk saksi ahli, edukasi, serta koordinasi teknis terkait penanganan perkara di sektor jasa keuangan.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa sinergi antara Polda Sumsel dan OJK Provinsi Sumsel merupakan bentuk konkret kehadiran negara dalam melindungi kepentingan masyarakat.(red)