Wukuf di Arafah: Jutaan jemaah laksanakan puncak ibadah haji di tengah tantangan suhu panas
jbn, MEKKAH- Selasa, 26 Mei 2026 bertepatan dengan 9 Dzulhijjah 1447 H, menjadi momen bersejarah saat jutaan jemaah haji dari seluruh dunia berkumpul dan melaksanakan wukuf di Padang Arafah, Arab Saudi.
Kegiatan ini merupakan bagian terpenting dan inti dari seluruh rangkaian ibadah haji.
Perpindahan jemaah menuju kawasan Arafah sudah dimulai sejak Senin, 25 Mei atau 8 Dzulhijjah, termasuk rombongan jemaah asal Indonesia, untuk melakukan persiapan sebelum waktu pelaksanaan yang berlangsung dari tengah hari hingga menjelang pagi berikutnya.
Tantangan terbesar tahun ini datang dari kondisi iklim, dengan suhu yang bisa mencapai rata-rata 40°C.
Pihak penyelenggara berulang kali mengingatkan pentingnya menjaga daya tahan tubuh, cukup minum udara, dan tidak berlebihan bergerak di tempat terbuka demi keselamatan dan kelancaran ibadah.
Dari sisi nilai spiritual, Hari Arafah memiliki kedudukan yang sangat mulia.
Ini dikenal sebagai hari mengosongkan dosa yang paling besar, waktu doa paling mustajab, serta momen di mana Allah mengecewakan hamba-Nya yang disaksikan di hadapan para malaikat.
Ada pula keistimewaan lain, yakni pada tanggal inilah wahyu penutup Al-Qur'an diturunkan sebagai tanda kesempurnaan ajaran Islam.
Bagi yang tidak berangkat haji, disunnahkan berpuasa yang pahalanya dapat menghapus dosa dua tahun lamanya.
Di Malaysia, tanggal yang sama juga diperingati sebagai Hari Arafah, di mana umat Islam dianjurkan berpuasa dan memperbanyak ibadah serta permohonan ampun.
Banyak doa dan harapan yang dilontarkan dalam kesempatan ini, agar ketulusan hati, pengorbanan, dan segala amalan yang dilakukan mendapat penerimaan baik dari Allah SWT, dosa-dosa dihapuskan, serta seluruh umat manusia mendapatkan kebahagiaan dan keberkahan hidup.**
Related Articles