Dugaan Aborsi Bojonegoro, Polisi Diminta Usut Tuntas

Lembaga Swadaya Masyarakat 06 Jun 2026 03:07 2 min read 107 views By SR
Dugaan Aborsi Bojonegoro, Polisi Diminta Usut Tuntas
“Keadilan harus ditegakkan, keselamatan ibu dan anak adalah prioritas”

KABUPATEN BOJONEGORO, JAWA TIMUR – Kasus dugaan aborsi yang menyeret tiga oknum tenaga kesehatan di Bojonegoro kembali memantik perhatian publik. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Angling Dharma mendesak Polres Bojonegoro untuk mengawal proses hukum secara serius, tanpa memberikan perlakuan khusus kepada pihak mana pun. Ketua LSM Angling Dharma, M. Nasir, menegaskan bahwa perkara ini menyangkut keselamatan ibu dan anak sehingga harus ditangani dengan profesional.

Nasir menilai, penegakan hukum yang tegas akan memberikan efek jera sekaligus mencegah peristiwa serupa terulang. “Siapa pun yang terlibat harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Jika terbukti bersalah, kami berharap diberikan hukuman setimpal agar menjadi pelajaran bagi pihak lain,” ujarnya. Ia menekankan pentingnya objektivitas aparat dalam menangani kasus ini, tanpa memandang latar belakang maupun hubungan keluarga para pihak.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tiga tenaga kesehatan tersebut diduga memiliki peran berbeda. Seorang di antaranya disebut meracik obat yang digunakan untuk menggugurkan kandungan, sementara dua lainnya diduga ikut melakukan tindakan terhadap pasien. Perempuan yang terkait dalam perkara ini masih menjalani perawatan intensif di salah satu rumah sakit di Bojonegoro akibat pendarahan hebat. Kondisi tersebut menambah urgensi bagi aparat untuk mengusut kasus ini hingga tuntas.

Hingga berita ini ditulis, penyelidikan masih berlangsung. Publik menunggu langkah tegas Polres Bojonegoro dalam mengungkap seluruh fakta dan memastikan setiap pihak yang memiliki keterkaitan diproses sesuai ketentuan hukum. Redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak-pihak yang disebut dalam perkara ini, dan berita akan diperbarui apabila terdapat keterangan resmi maupun tanggapan dari pihak terkait.

Chat with us on WhatsApp