Home Pemerintah Menkomdigi Sidak Kantor Meta Indonesia: Kepatuhan Rendah dan Ancaman Polarisasi Jadi Fokus Pengawasan

Menkomdigi Sidak Kantor Meta Indonesia: Kepatuhan Rendah dan Ancaman Polarisasi Jadi Fokus Pengawasan

24
0
SHARE
Menkomdigi Sidak Kantor Meta Indonesia: Kepatuhan Rendah dan Ancaman Polarisasi Jadi Fokus Pengawasan

TARGET PERISTIWA JAKARTA – Menteri Komunikasi dan Informatika Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kantor perwakilan Meta Indonesia,(4/3)sebagai langkah konkrit untuk memperkuat pengawasan terhadap ekosistem digital nasional. Tindakan ini diambil seiring dengan temuan terkait rendahnya tingkat kepatuhan perusahaan teknologi global tersebut terhadap regulasi yang berlaku di Indonesia.

Dihadiri oleh delegasi tingkat tinggi dari berbagai institusi strategis, antara lain Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polkam), Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Biro Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, serta Satuan Siber Tentara Nasional Indonesia (TNI), sidak tersebut menandakan bahwa permasalahan konten digital kini telah masuk dalam ranah ancaman yang menyangkut pertahanan negara.

Pemerintah mengungkapkan bahwa tingkat kepatuhan Meta terhadap regulasi domestik saat ini baru mencapai 30 persen. Isu utama yang menjadi fokus sorotan meliputi peredaran konten yang mengandung misinformasi – termasuk narasi yang menentang program vaksinasi – serta mekanisme algoritma yang dinilai berpotensi memicu polarisasi masyarakat dan risiko disintegrasi sosial.

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah mendesak Meta untuk meningkatkan transparansi dengan membuka akses terhadap sistem moderasi konten dan mekanisme kerja algoritma yang digunakan, guna menekan penyebaran konten bermasalah secara lebih efektif.

Sebagai tanggapan, Kepala Kebijakan Publik Meta Indonesia Berni Moestafa menyampaikan komitmen perusahaan untuk melakukan perbaikan internal sesuai dengan arahan dan timeline yang telah ditetapkan pemerintah.

Pemerintah menegaskan akan terus melakukan pemantauan berkala terhadap implementasi komitmen yang telah diberikan Meta, dengan tujuan memastikan kedaulatan digital bangsa dan stabilitas demokrasi negara tetap terjaga dengan baik.(Red)