671 calon haji Kabupaten Banjar dilepas, usia termuda 13 tahun tertua 82 tahun
jbn, MARTAPURA, Sebanyak 671 orang Calon Jemaah Haji Kabupaten Banjar resmi diberangkatkan dalam acara pelepasan yang digelar Sabtu pagi, 18 April 2026, di Masjid Nurul Iman, Desa Indrasari, Kecamatan Martapura.
Acara ini dijalankan bersama dengan salat hajat dan dihadiri oleh Wakil Bupati Banjar, Said Idrus, yang secara langsung melepas para calon jemaah.
Rombongan ini terdiri dari 292 pria dan 379 wanita yang terbagi dalam lima kelompok terbang, yaitu kloter 2, 10, 11, 15, dan 18.

Jumlahnya mengalami penambahan sekitar 200 orang jika dibandingkan dengan keberangkatan pada tahun sebelumnya.
Sebagai bentuk penghormatan dan tanda resmi, Wakil Bupati juga mengalungkan kain tanda jemaah haji kepada sejumlah perwakilan secara simbolis.
Dalam sambutannya, Said Idrus menyampaikan doa agar seluruh jemaah senantiasa diberi kemudahan, kesehatan, keamanan, dan kekuatan sepanjang menjalankan seluruh kewajiban dan rukun haji, hingga nanti mereka kembali ke daerah asal dengan status haji dan hajjah yang mabrur.
Dia juga menyampaikan pesan penting, mengingatkan agar semua peserta memurnikan niat semata-mata untuk beribadah dan mendapatkan keridhaan Allah SWT.
“Jagalah kondisi tubuh, penuhi kebutuhan cairan tubuh, atur waktu makan dan istirahat dengan baik" "Selain itu, kuasai diri, perbanyak kesabaran, dan seringlah beristigfar ketika menghadapi hal-hal yang tidak diharapkan,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kabupaten Banjar, Ervan Maulana, memaparkan data terkait peserta.
Usia peserta bervariasi, yang paling muda berusia 13 tahun dan yang paling tua mencapai 82 tahun, dengan usia rata-rata berada di kisaran 54 hingga 64 tahun.
Dari jumlah keseluruhan, sekitar 30 orang atau 5 persen merupakan warga lanjut usia. Ervan juga menjelaskan soal persiapan kesehatan.
Sebanyak 127 orang tercatat memiliki tingkat risiko kesehatan yang tinggi, sementara kelompok dari Kecamatan Kertak Hanyar yang tergabung dalam kloter 2 sempat mengalami gangguan kesehatan.
Setelah dilakukan pemeriksaan dan penilaian oleh tim Dinas Kesehatan, tercatat ada empat orang yang memiliki kadar hemoglobin yang tidak stabil.

Pihaknya berharap hingga waktu keberangkatan yang dijadwalkan pada 24 April nanti, kondisi kesehatan mereka sudah kembali normal dan siap untuk berangkat.
Salah satu peserta yang menarik perhatian adalah Sofia Kamila, 13 tahun, warga Kelurahan Tanjung Rema Darat, Kecamatan Martapura.
Sebagai peserta termuda, siswi kelas VII MTsN 6 Banjar ini mengungkapkan rasa syukurnya.
Dia akan berangkat menggantikan ayahnya yang telah meninggal dunia pada tahun 2023, dan akan mendampingi ibunya selama perjalanan.
Sofia juga menyampaikan bahwa ia telah mempersiapkan segala sesuatunya, mulai dari mengurus surat izin sekolah, mempelajari tata cara ibadah, hingga menjaga kondisi kesehatannya agar siap menjalankan ibadah nanti.**
Related Articles