Harmoni Indonesia - Dalam momentum peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026, sebuah karya akademik yang relevan dengan tantangan kebangsaan masa kini resmi diluncurkan, yaitu buku "Pancasila dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara: Memahami Kedudukan, Nilai, dan Implementasi Pancasila" karya Dr. Sapta Baralaska Utama Siagian, M.Th,Alumni PPRA RI Lemhannas RI Angkatan 54 Tahun 2016 dan Editor Dr Ardianus Hulu MPd Dosen STT Biblika Jakarta. Buku ini diterbitkan oleh PT Ganesha Kreasi Semesta yang telah ber ISBN dan hadir sebagai kontribusi nyata dalam memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai luhur Pancasila di tengah era digital dan globalisasi.
Dalam buku setebal lebih dari 300 halaman ini, penulis Dr Sapta Baralaska Utama Siagian yang juga Pencerama Ahli Madya Utama di Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengupas secara komprehensif berbagai aspek Pancasila, mulai dari sejarah perumusan, kedudukan sebagai dasar negara, implementasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, hingga tantangan Pancasila di era digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence). Buku ini disusun dengan pendekatan multidisipliner yang mengintegrasikan perspektif historis, filosofis, yuridis, dan sosiologis. Lahirnya buku ini dilandasi oleh keprihatinan terhadap berbagai tantangan kebangsaan yang muncul akibat penetrasi ideologi transnasional, polarisasi sosial, intoleransi, radikalisme, serta derasnya arus informasi digital yang memengaruhi generasi muda Indonesia. Oleh karena itu, buku ini hadir sebagai sarana edukasi sekaligus penguatan karakter kebangsaan yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila. Kehadiran buku ini diharapkan dapat menjadi referensi penting bagi mahasiswa, dosen, guru, peneliti, aparatur pemerintah, tokoh masyarakat, serta seluruh warga negara yang memiliki kepedulian terhadap masa depan Indonesia. Sebagai buku ajar Pendidikan Pancasila, karya ini juga dirancang untuk mendukung implementasi pendidikan karakter dan penguatan wawasan kebangsaan Melalui buku ini, Dr. Sapta Baralaska Utama Siagian mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk menjadikan Pancasila bukan sekadar hafalan, melainkan pedoman hidup yang membimbing langkah bangsa menuju Indonesia Emas 2045 yang maju, adil, makmur, dan bermartabat. (spts)







LEAVE A REPLY