Lensa Atjeh Selatan.my.id – Kabar mengenai rencana kembalinya Bupati Aceh Selatan nonaktif, Mirwan MS, untuk kembali menjalankan tugasnya disambut dengan berbagai harapan dari masyarakat. Banyak warga menilai momentum ini penting untuk memulihkan stabilitas pemerintahan sekaligus mempercepat kembali jalannya program pembangunan di daerah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sumber terpercaya, Mirwan dijadwalkan kembali aktif memimpin Kabupaten Aceh Selatan pada Senin, 9 Maret 2026. Ia akan kembali menjalankan tugasnya setelah menjalani masa penonaktifan selama tiga bulan yang dijatuhkan oleh Kementerian Dalam Negeri.
Menjelang kembalinya kepemimpinan tersebut, sejumlah warga menyampaikan pandangan dan harapan mereka terhadap arah pemerintahan daerah ke depan. Zikra, seorang pemuda asal Samadua, menyatakan optimisme bahwa kembalinya Mirwan dapat membawa semangat baru dalam pembangunan daerah.
Menurutnya, masyarakat berharap roda pemerintahan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
“Harapan kami tentu kepemimpinan beliau bisa kembali berjalan dengan baik dan membawa semangat baru untuk memajukan Aceh Selatan, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya, Sabtu (7/3/2026).
Pandangan serupa juga disampaikan Naufal, pemuda asal Tapaktuan. Ia mengaku menyambut kabar tersebut dengan optimisme, karena kehadiran kepala daerah definitif dinilai penting untuk memastikan jalannya pemerintahan lebih maksimal.
Menurut Naufal, selama masa kepemimpinan pelaksana tugas, roda pemerintahan tetap berjalan. Namun, terdapat sejumlah keterbatasan dalam pengambilan keputusan strategis.
“Selama tiga bulan terakhir pemerintahan tetap berjalan, tetapi memang ada beberapa kebijakan penting yang tidak bisa diputuskan karena kewenangan Plt terbatas. Biasanya hanya menjalankan program yang sudah ada serta menjaga stabilitas pemerintahan,” jelasnya.
Ia menilai, dengan kembalinya bupati definitif, arah kebijakan pemerintah daerah akan lebih jelas dan koordinasi antar lembaga pemerintahan dapat berjalan lebih efektif.
“Dengan hadirnya kembali Pak Bupati, tentu proses pengambilan kebijakan bisa lebih kuat dan cepat sehingga program pembangunan yang sudah direncanakan dapat berjalan tanpa hambatan,” tambahnya.
Sebagai mahasiswa, Naufal juga berharap pemerintah daerah ke depan dapat memberikan perhatian lebih terhadap generasi muda, khususnya dalam mendukung dunia pendidikan dan membuka ruang partisipasi bagi pemuda dalam pembangunan daerah.
Ia berharap pemerintah daerah dapat lebih aktif membangun komunikasi dan kolaborasi dengan kalangan pemuda serta mahasiswa.
“Kami berharap pemerintah daerah dapat membuka ruang dialog dengan generasi muda, sehingga pemuda juga dapat berkontribusi dalam pembangunan Aceh Selatan,” tuturnya.
Masyarakat pun berharap kembalinya kepemimpinan daerah secara penuh dapat memperkuat stabilitas pemerintahan sekaligus memastikan pelayanan publik dan pembangunan di Aceh Selatan berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.







LEAVE A REPLY