TARGET PERISTIWA — Forum Komunitas Wartawan Sukabumi Bersatu (FKWSB) menggelar kegiatan berbagi takjil sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di bulan suci Ramadhan. Kegiatan yang diadakan pada hari Sabtu (7/3) berlangsung di Jalan Sundawenang, tepatnya di area exit Tol Parungkuda, Sukabumi, dan diikuti langsung oleh seluruh anggota FKWSB yang aktif.
Ketua Umum FKWSB, Rd. Hadi Haryono, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari serangkaian program sosial tahunan komunitas yang diselenggarakan dalam bulan Ramadhan, bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat serta memberikan dukungan kepada mereka yang membutuhkan di bulan penuh berkah tersebut. Selain nilai sosial, kegiatan ini juga mengandung makna religius yang mendalam, yakni mengamalkan ajaran tentang kepedulian, gotong royong, dan berbagi rejeki yang menjadi inti dari ajaran agama Islam.

"Dalam ajaran Islam, Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, ampunan, dan petunjuk. Berbagi takjil bukan hanya sekadar memberikan makanan, tetapi juga merupakan bentuk ibadah yang mencerminkan kesadaran akan rasa memiliki terhadap sesama saudara. Ini sejalan dengan firman Allah SWT dalam Al-Qur'an surat Al-Ma'idah ayat 2 yang menyatakan bahwa kita diperintahkan untuk menolong dalam kebajikan dan takwa, bukan dalam kejahatan dan permusuhan," ujarnya.
Ia menambahkan, "Kegiatan ini juga menjadi wujud pengamalan sunnah Rasulullah SAW yang selalu menganjurkan untuk berbagi makanan saat berbuka puasa, karena pahala dari memberi makan orang yang berpuasa akan menghapus dosa dan mendapatkan keberkahan rejeki. Kami semua anggota FKWSB turut serta secara langsung dalam menyusun persiapan hingga pelaksanaan kegiatan ini, sebagai bentuk komitmen kami terhadap kepedulian sosial di bulan Ramadhan sekaligus wujud ibadah untuk mendapatkan berkah dari Allah SWT."
Kegiatan Berjalan Lancar, Masyarakat dan Pengguna Jalan Merespon Positif
Dalam kesempatan tersebut, anggota FKWSB yang terlibat sebagai relawan menyediakan takjil khas berbuka puasa yang dibagikan secara cuma-cuma kepada masyarakat sekitar dan pengguna jalan yang lewat, termasuk mereka yang sedang dalam perjalanan melalui area exit tol.
"Sebagai bagian dari masyarakat, kami merasa memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi dalam mempererat hubungan antar warga serta memberikan bantuan yang mungkin bisa meringankan beban sebagian orang selama bulan Ramadhan. Dari sisi agama, berbagi makanan untuk berbuka puasa memiliki nilai pahala yang besar, karena membantu saudara kita yang sedang menjalankan ibadah puasa," ujar Rd. Hadi Haryono.
Menurutnya, makna religius dalam berbagi takjil juga meliputi konsep infak dan sedekah yang tidak hanya menghapuskan kesulitan orang lain, tetapi juga membersihkan hati dari sifat kikir dan sombong. "Ketika kita berbagi, kita sedang merenungkan bahwa segala sesuatu yang kita miliki adalah titipan dari Allah SWT, dan kewajiban kita adalah untuk menyebarkan kebaikan kepada sesama," jelasnya.

Masyarakat dan pengguna jalan yang menerima takjil memberikan respon positif terhadap kegiatan ini. Salah satu penerima takjil mengaku merasa senang dan terharu dengan kepedulian yang ditunjukkan oleh anggota FKWSB. "Sangat membantu terutama bagi kami yang sedang menjalankan ibadah puasa atau bahkan yang baru saja tiba dari perjalanan. Terlihat betapa antusiasnya para wartawan dalam membantu kami di bulan Ramadhan, dan kami merasa bahwa kegiatan ini juga memperkuat rasa kebersamaan dalam menjalankan ajaran agama kita," katanya.
Penerima takjil tersebut juga menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini mengingatkan akan pentingnya nilai ukhuwah islamiyah (persaudaraan sesama muslim) yang menjadi landasan dalam membangun masyarakat yang harmonis dan penuh kasih sayang, sesuai dengan ajaran yang diajarkan dalam agama Islam.
Kegiatan Sebagai Wujud Kepedulian Wartawan terhadap Masyarakat
Selain berbagi takjil, anggota FKWSB juga memanfaatkan kesempatan ini untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat dan pengguna jalan yang datang, mendengar aspirasi serta berbagai permasalahan yang sedang dihadapi warga sekitar area lokasi kegiatan. Mereka bekerja secara terpadu, mulai dari mempersiapkan segala sesuatunya hingga melayani setiap orang yang menerima takjil.
"Sebagai wartawan, kami tidak hanya bertugas untuk meliput berita, tetapi juga harus dekat dengan masyarakat dan memahami kondisi yang mereka alami. Kegiatan seperti ini menjadi jembatan yang baik untuk mempererat hubungan dan memastikan bahwa kami tetap terhubung dengan akar rumput masyarakat, terutama di bulan Ramadhan yang penuh kebersamaan," tambah Rd. Hadi Haryono.
Ia menjelaskan bahwa secara religius, kegiatan ini juga merupakan bentuk pengamalan ajaran tentang menyambung tali silaturahmi dan menghapuskan kedengkian antar sesama. "Dalam hadis yang diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda bahwa orang yang baik adalah orang yang bermanfaat bagi orang lain. Melalui kegiatan ini, kami berusaha untuk menjadi ujung tombak dalam menyebarkan kebaikan dan memperkuat ikatan persaudaraan yang telah diajarkan oleh agama," ujarnya.
Kegiatan berbagi takjil yang dimulai pada pukul 17.00 WIB berjalan lancar hingga menjelang waktu berbuka puasa. Takjil habis terbagikan berkat kerja sama yang solid antar anggota FKWSB. Para relawan juga tidak lupa mengucapkan salam dan doa bersama untuk kebaikan semua masyarakat dan pengguna jalan yang menerima takjil, sebagai bagian dari nilai spiritual yang ingin disampaikan. Doa yang dipanjatkan mencakup permohonan ampunan bagi seluruh umat, kelancaran ibadah puasa, serta keselamatan dan kebahagiaan bagi seluruh masyarakat dan setiap orang yang dalam perjalanan.
FKWSB juga menyampaikan bahwa mereka berencana akan melaksanakan serangkaian kegiatan sosial serupa di beberapa lokasi lain di Sukabumi selama bulan Ramadhan tahun ini, dengan partisipasi penuh dari seluruh anggota komunitas, sebagai wujud kontinuitas kepedulian terhadap masyarakat.(red)








LEAVE A REPLY