Home SERIAL Tentang Penebusan Diri dan Kesempatan Kedua

Tentang Penebusan Diri dan Kesempatan Kedua

Serial Dapur Napi [2022] - Tayang di Vidio

17
0
SHARE
Tentang Penebusan Diri dan Kesempatan Kedua

Tahun 2016. Saat saya sedang menikmati pekerjaan silih berganti sebagai produser, Hendra Saputra justru sulit mendapatkan pekerjaan dimanapun.

Hendra Saputra bukan karakter fiksi. Sebelumnya ia hanya seorang office boy. Namanya “melambung” ketika dirinya terseret kasus pengerjaan videotron yang melibatkan Riefan Avrian, anak mantan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Syarief Hasan.

Padahal Hendra tak tahu apa-apa. Ia bahkan tak menerima sepeser pun hasil dari pengerjaan proyek tersebut. Kesalahannya hanya menandatangani dokumen penawaran PT Imaji Media untuk pengerjaan videotron tahun 2012 dan menandatangani kuintansi pembayaran uang muka dari kontrak atas pekerjaan tersebut. Hasilnya Hendra tak sekedar kehilangan pekerjaan, ia bahkan tak bisa mendapatkan pekerjaan dimanapun karena berstatus mantan narapidana.

Masih banyak Hendra-Hendra lainnya yang bisa kita temukan dengan mudah. Mereka yang pontang-panting menghidupi keluarga dengan bekerja serabutan hanya karena status tersebut. Padahal mereka sudah membayar perbuatannya dengan menjalani hukuman di penjara. Tapi rupanya hukuman masyarakat jauh lebih dahsyat.

Laila mungkin bernasib lebih baik dari Hendra. Ia belum menikah dan ayahnya mengelola usaha katering sederhana. Dan Laila punya kelebihan dalam soal mengolah masakan. Sambal racikan Laila maknyuuuus. Tapi hidup tak sesederhana bisa mengulek sambal yang enak. Laila yang ingin menghidupkan kembali restoran keluarga terpaksa menelan kenyataan pahit. Niat baiknya untuk memulai hidup baru dan menutup episode kelam hidupnya usai menabrak anak tetangganya hingga meninggal tak cukup. Ia harus berhadapan dengan situasi yang juga dialami Hendra: bagaimana penerimaan masyarakat atas status mantan napi.

Padahal Laila tak sengaja menabrak. Ia tak lari dari tanggung jawab dan menerima hukuman penjara 4 tahun dengan patuh. Ia meninggalkan kenyamanan hidup dan kekasih yang akan menikahinya atas alasan membayar perbuatannya.

Tapi penebusan diri memang tak pernah sesederhana itu. Penebusan diri tak hanya terkait dengan diri sendiri, terutama juga terkait dengan orang lain. Masyarakat tak mudah melupakan dan akan terus mengungkitnya selama mungkin entah dengan niat apapun.

Laila tak menyerah. Ia akhirnya menerima status mantan napi dengan terbuka dan menggunakannya sebagai identitas bagi restorannya yang kini diberi nama Dapur Napi. Direkrutlah Ayu dan Nur dengan latar belakang yang jauh lebih kelam darinya. Baik Ayu yang sebelumnya menjajakan dirinya dan Nur yang menjajakan narkoba, keduanya ditahan karena melakukan pembunuhan. Tapi Laila percaya dengan kesempatan kedua meski hal itu sempat diragukan Ayu. “Apa jangan-jangan emang nggak ada kesempatan kedua buat orang kayak kita, “ ujar Ayu berkeluh kesah.

Miniseri Dapur Napi yang tayang di Vidio memperlihatkan sisi berbeda dari mantan napi. Mereka yang setelah keluar dari penjara berusaha betul kembali ke jalan yang benar. Ayu sempat patah arang dan menyangka ia memang akan ditakdirkan seumur hidup mencari uang dengan menjual tubuhnya. Nur pun serupa, ia juga percaya sekuat apapun ia ingin keluar dari lingkaran setan narkoba, lingkaran itu akan terus memanggilnya. Tapi Laila tak percaya itu. Ia percaya pada kesempatan dan harapan kedua.

Gina S Noer dan Amelya Oktavia selaku kreator memberi harapan pada penonton bahwa serial/miniseri lokal juga bisa memberi cerita-cerita yang segar dan menarik seperti Dapur Napi. Dan bukan sekedar cerita yang segar dan menarik tapi juga cerita yang memberi pengalaman berbeda bagi penonton.

 

DAPUR NAPI

Produser: Eliza Cheisa, Tia Hendani

Sutradara: Rein Maychaelson, Adis Kayl

Penulis Skenario: Gina S Noer, Amelya Oktavia

Pemain: Clara Bernadeth, Asmara Abigail, Poppy Sovia

Video Terkait: