Home FILM Menemukan Cinta [Lagi} di Bali

Menemukan Cinta [Lagi} di Bali

Film Ticket to Paradise [2022] - Tayang di HBO Max

14
0
SHARE
Menemukan Cinta [Lagi} di Bali

Tahun 1989. Saya masih duduk di bangku SD dan penonton bioskop seluruh dunia dikejutkan dengan kisah Harry dan Sally.

Harry Burns dan Sally Albright adalah karakter fiktif yang diciptakan penulis skenario komedi romantik terbaik sepanjang masa, Nora Ephron. Melalui “When Harry dan Sally”, kita bertemu dengan manusia yang sejak awal memperlihatkan ketertarikan satu sama lain, mencoba menolak ide bahwa mereka sesungguhnya berjodoh namun akhirnya pasrah membiarkan diri mereka jatuh dalam cinta. Dan sejak itu genre romantik komedi ditulis ulang.

Dalam banyak hal, “When Harry Met Sally” menjadi tonggak bagaimana karakter pria dan wanita dalam sebuah film digambarkan sejajar, punya kelebihan dan kelemahan masing-masing dan menjadi manusia dengan caranya sendiri-sendiri. Kita terpaku melihat bagaimana Sally butuh waktu hingga 30 menit hanya untuk memesan sepotong sandwich dan terbahak mengetahui bagi Harry kue Mallomars adalah kue terhebat sepanjang masa.

Lebih dari 30 tahun kemudian, kita bertemu dengan David dan Georgia. Mereka adalah bekas suami-istri yang telah 20 tahun bercerai. Dalam banyak hal, mereka selalu beradu mulut. Dalam banyak hal, mereka selalu berkompetisi. Tapi siapa sih diantara kita, para penonton, yang masih tak melihat binar-binar cinta di mata keduanya ketika saling menatap? Siapa sih yang tak merasakan debar-debar pelan yang terasa ketika mereka berada dalam situasi romantis?

Perceraian dalam banyak hal hampir selalu memperlihatkan kondisi terburuk dari sepasang manusia. Dan perceraian yang berakhir dengan sangat berantakan seringkali membawa luka yang bertahan melewati dekade. Tapi jika sebuah situasi mengharuskan mereka bertemu di pulau paling romantis di dunia, apalagi yang bisa diharapkan selain terjatuh [cinta] lagi untuk kedua kalinya?

Tapi setelah bercerai, kita memang akan sangat menahan diri untuk terjatuh lagi. Kita akan lebih banyak melakukan refleksi atas kegagalan hubungan yang dilakukan sebelumnya. Dan kita akan lebih banyak bertindak secara hati-hati jika bersangkutan dengan soal hati. Karena kita tak ingin patah lagi, kita tak ingin terjatuh lagi. 

David dan Georgia sebenarnya serupa dengan Harry dan Sally. Mereka tahu mereka masih saling tertarik satu sama lain tapi setelah trauma mendalam, bagaimana bisa kita menyalahkan perasaan manusia untuk mencoba berhenti merasakan? 

Di “Ticket to Paradise”, selain bertemu dengan David dan Georgia yang tampak sinis soal cinta yang mempertahankan satu sama lain, kita akan berkenalan dengan Lily dan Gede yang justru merasakan bahwa cinta sejatinya akan membuat sepasang manusia menampilkan sisi terbaiknya dan tak merasa perlu berkorban satu sama lain. Dan kita melihat bagaimana cinta dimaknai dalam dua sisi disana.

Aaah cinta memang tak pernah berhenti menjadi masalah. Tapi juga tak pernah berhenti berupaya menjadi solusi. Cinta adalah anugerah terbaik yang diberikan Tuhan bagi manusia. Cinta memang seringkali mengobarkan peperangan tapi cinta pula yang memberi kedamaian di bumi.

Dan di pulau tempat dewa-dewa bersatu, Bali, kita kembali melihat cinta dalam wujudnya yang berbeda-beda. Cinta David dan Georgia adalah cinta yang meringkaskan banyak hal untuk kemudian berkata bahwa cinta tak cukup. Sementara bagi Lily dan Gede, cinta memang tak pernah cukup tapi kita bisa mencukupi apapun dalam hidup dengan cinta itu.

Saya ingat sebait puisi membius dari Khalil Gibran tentang cinta. Yang menggambarkan kompleksitas dan betapa problematiknya cinta. 

Cinta tak memberikan apapun, kecuali keseluruhan dirinya, utuh penuh, dia pun tak mengambil apa-apa, kecuali dari dirinya sendiri. Cinta tak memiliki ataupun dimiliki karena cinta telah cukup untuk cinta.

Harry dan Sally, David dan Georgia, juga Lily dan Gede punya interpretasinya sendiri tentang cinta. Karena cinta adalah bahasa yang bisa diungkapkan dan dipahami dengan 1001 cara berbeda. Dan cinta memang akan selalu cukup untuk cinta.

 

TICKET TO PARADISE

Produser: Deborah Balderstone, Tim Bevan, Eric Fellner, Sarah Harvey

Sutradara: Ol Parker

Penulis Skenario: Daniel Pipski

Pemain: George Clooney, Julia Roberts, Kaitlyn Dever

Video Terkait: